Friday 27 February 2026 - 14:51
Amerika dan Anteknya Gagal, Penistaan Kesucian Berbalik Jadi Kekuatan Umat

Hawzah/ Ketua Dewan Penasehat Imam Jumat di seluruh Iran menyatakan bahwa kebodohan Amerika beserta anteknya dalam menghina kesucian agama pada kerusuhan Desember lalu justru memberikan hasil sebaliknya. Ia menambahkan, berkat rahmat Tuhan, pada bulan Ramadan tahun ini, telah disaksikan peningkatan partisipasi masyarakat, terutama para pemuda, dalam kegiatan di masjid dan pertemuan keagamaan di seluruh Iran.

Berita Hawzah – Hujjatul Islam wal Muslimin Muhammad Jawad Haj Ali Akbari, dalam wawancara dengan wartawan Berita Hawzah di Teheran, yang ditempatkan di Pameran Internasional Al-Qur’an, menyatakan bahwa metode yang ditempuh musuh dalam kerusuhan baru-baru ini, yang sekaligus menunjukkan kebodohan dan kepicikan mereka dalam menghina kesucian agama, justru telah menciptakan peluang baru bagi Iran. Artinya, rakyat Iran harus memanfaatkan kesempatan ini seoptimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan terhadap Al-Qur’an, ajaran Ahlul Bait (as), serta mempertahankan Revolusi Islam.

Ia menambahkan, dalam kerusuhan baru-baru ini, yang menurut ungkapan Pemimpin Besar Revolusi merupakan semacam kudeta semu terhadap Revolusi Islam dan Republik Islam, memang ada pihak-pihak yang terjebak, namun peristiwa Desember lalu membuktikan bahwa kekuatan utama mereka adalah Al-Qur’an, kesucian agama, masjid, dan shalat Jumat. Hal ini terlihat ketika para pengacau menyerang tempat-tempat suci, seperti masjid dan lapangan shalat Jumat, dan melakukan penghinaan terhadapnya, yang menunjukkan bahwa Amerika dan beserta anteknya sangat khawatir dan gentar terhadap pengaruh tempat-tempat tersebut serta aktivitas para ulama dan Imam Jumat serta jamaah.

Haj Ali Akbari menegaskan bahwa tindakan bodoh yang dilakukan musuh akhirnya justru menguntungkan Al-Qur’an, Islam, masjid, dan shalat Jumat. Misalnya, pada bulan Ramadan tahun ini, terlihat peningkatan yang signifikan dalam antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, untuk hadir di masjid serta pertemuan-pertemuan religius dan spiritual, dan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pelayanan terhadap Al-Qur’an.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan harapan agar Allah SWT memberikan taufik kepada kita semua untuk melaksanakan tugas keagamaan dan iman kita dengan sebaik-baiknya, sejajar dengan kehendak Allah, di bawah panji Al-Qur’an, Islam, dan Ahlul Bait (as), serta bertentangan dengan tipu daya musuh dunia.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha